Cara Melakukan Traceroute

Jul, 16 2013| Author: admin | Filed under: Tutorial | Tags: Tags:
0Comments

Apakah situs anda lama sekali diaksesnya ? atau bahkan tidak dapat diakses sama sekali ?
Jika Anda pernah mengalami hal seperti itu anda bisa menganalisa terlebih dulu jaringan komputer yang anda gunakan melalui traceroute ini.

Traceroute/tracert (pada windows)  berguna untuk  menganalisa jaringan internet  yang digunakan, dengan mengetahui rute perjalanan data melalui paket-paket data yang dikirim ke host (server) melalui media di internet atau jaringan komputer.

Cara Melakukan Traceroute :
1. Klik Start –> Run
2. Setelah muncul pop up lalu anda tinggal ketikkan –> CMD
3. Lalu munculah gambar seperti di bawah ini,

traceroute
4. kemudian anda  tinggal ketikkan –> tracert (spasi) namadomainanda

5. Contoh hasil tracert pada situs dijaminmurah.com

C:\Windows\System32>tracert dijaminmurah.com

Tracing route to dijaminmurah.com [180.235.148.76]
over a maximum of 30 hops:

1    <1 ms    <1 ms    <1 ms  Yunus-Android [192.168.3.1]
2     5 ms     1 ms     1 ms  192.168.0.1
3     4 ms     5 ms     5 ms  180.235.151.225
4     9 ms     8 ms     5 ms  180.235.148.62
5    13 ms    15 ms    15 ms  180.235.148.76

Trace complete.

Hal diatas menunjukkan bahwa koneksi yang di gunakan cukup stabil karena anda bisa melihat hops (loncatan) atau perpindahan data yang terjadi tidak terlalu jauh, Hops ini terlihat pada urutan angka 1,2,3 dan seterusnya. Untuk waktu dalam satuan ms (millisecond) sama seperti halnya hops, semakin kecil waktu perpindahan data ,maka akan semakin baik /cepat  anda mengakses situs yang anda traceroute  tadi.

Namun jika anda melihat pada hasil tracert ada tanda  *  seperti pada urutan ke 5 atau pesan request timed out pada hasil tracert anda, maka disitulah masalah yang ada pada koneksi internet anda. Solusinya anda bisa menanyakan kepada pihak ISP (penyedia jasa internet) atau bisa didiskusikan dengan admin jaringan komputer anda  barangkali ada gangguan atau hal lainnya.

kasusnya akan lain apabila domain baru diarahkan nameservernya, bisa jadi masih propagasi. jika tidak, maka ada masalah di DNS server atau bisa juga datanya memang tidak ada di Web Servernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 12 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>